#Bencana

Diguyur Hujan Deras, Ratusan Rumah di Percut Sei Tuan Terendam Banjir Bandang

Oleh Azkaqu | Dipublikasikan pada 14 Jul 2026
Diguyur Hujan Deras, Ratusan Rumah di Percut Sei Tuan Terendam Banjir Bandang
Kecamatan Percut Sei Tuan, 27 November 2025. Bencana banjir besar kembali melanda pemukiman warga yang berada di kawasan Desa Kenangan, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis dini hari pukul 01.00 WIB membuat air sungai di sekitar wilayah tersebut meluap dengan cepat. Luapan air mulai merendam ratusan rumah warga sejak pukul 03.00 WIB hingga siang hari ini.
Kepala Desa Kenangan, Bapak Ahmad Subarjo, mengonfirmasi bahwa banjir kali ini merupakan salah satu yang terparah dalam setahun terakhir. Proses terjadinya banjir ini tergolong sangat cepat membuat warga terkejut. Menurut cerita warga setempat, air mulai naik perlahan saat sebagian besar orang masih tertidur lelap. Dalam waktu dua jam saja, genangan air yang tadinya hanya semata kaki langsung melonjak naik hingga mencapai pinggang orang dewasa.
Kepanikan sempat terjadi ketika warga berhamburan keluar rumah di kegelapan malam untuk menyelamatkan barang-barang berharga mereka. Warga bergotong-royong memindahkan sepeda motor, televisi, dan surat-surat penting ke tempat yang lebih tinggi seperti atap rumah atau area masjid desa. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini karena warga saling membantu untuk mengevakuasi tetangga yang kesulitan.
Bencana banjir ini disebabkan oleh curah hujan yang sangat tinggi selama lebih dari lima jam tanpa henti di wilayah Sumatera Utara. Selain faktor alam, parit-parit di sekitar pemukiman warga juga tampak tersumbat oleh tumpukan sampah plastik dan sisa material bangunan. Akibat sistem drainase yang buruk ini, air tidak bisa mengalir dengan lancar menuju sungai terdekat sehingga berbalik arah dan menjebol pembatas jalan hingga masuk ke rumah-rumah.
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama relawan langsung bergerak cepat mendirikan posko pengungsian darurat di dekat jalan utama. Bapak Ahmad Subarjo bersama petugas sibuk membagikan bantuan logistik berupa makanan instan, air bersih, dan selimut terutama untuk anak-anak kecil serta lansia. Satu unit mobil ambulans juga terlihat bersiaga di tempat untuk mengantisipasi jika ada pengungsi yang tiba-tiba mengalami sakit.
Suasana di lokasi pengungsian darurat saat ini benar-benar ramai dan dipenuhi rasa cemas. Banyak anak-anak sekolah yang terpaksa libur belajar karena seragam, sepatu, dan buku-buku pelajaran mereka basah kuyup terendam air banjir di dalam rumah. Beberapa orang dewasa juga terlihat masih nekat berjaga-jaga di depan gang rumah mereka yang kebanjiran demi memastikan keamanan lingkungan dari bahaya pencurian.
Hingga sore hari, genangan air banjir di beberapa titik Desa Kenangan dilaporkan mulai sedikit surut, meskipun daerah yang posisinya lebih rendah masih terendam setinggi lutut. Diharapkan pemerintah daerah segera mengambil tindakan nyata untuk memperbaiki saluran pembuangan air di Kecamatan Percut Sei Tuan agar musibah ini tidak terulang kembali. Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi kita semua untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan.
← Kembali ke Beranda